Tampilkan postingan dengan label Deny Tri Hermawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deny Tri Hermawan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

Taman Pelangi Surabaya


Pemandangan indah di salah satu sudut Kota Surabaya. Jl. Ahmad Yani merupakan pintu masuk kota Surabaya. Dahulu, di Surabaya beberapa titik "Ruang Terbuka Hijau" pernah di jadikan sebagai SPBU. Kemudian setelah beberapa tahun SPBU tersebut dikembalikan pada fungsi semula yaitu sebagai "Ruang Terbuka Hijau" untuk memenuhi standar "Ruang Terbuka Hijau" yaitu 40% dari luas kota dan juga sebagai tanggapan Pemerintah Kota Surabaya tentang isu pemanasan global. "Ruang Terbuka Hijau" tersebut dirubah menjadi Taman-taman kemudian ditata dan dipercantik. Taman ini memang dihadirkan secara unik dan monumental yaitu sebagai penyambutan memasuki kota Surabaya.

Fasilitas yang tersedia di Taman Kota Surabaya ini hanya jogging track, toilet, mushola dan monumen, disinilah keunikan Wisata Taman Surabaya ini. Sedangkan ikon Taman Kota ini adalah monumen “pelangi”. Dari nama monumen inilah nama Taman Pelangi diambil.


Suasana keindahan Taman Pelangi Surabaya semakin terasa di kala menjelang sore hari sampai malam karena sorot lampu yang berwarna-warni seperti pelangi sangat terlihat jelas dan indah. Pada sore dan malam hari taman pelangi banyak di kunjungi oleh warga surabaya dan sekitarnya baik orang dewasa maupun anak-anak yang ingin bermain, bersantai, bersanda gurau. Bahkan seiring dengan berkembangnya budaya menari dan berdansa taman ini sering di gunakan untuk berlatih sufle dance oleh komunitas tertentu.


Dibawah ini adalah sebuah video Monumen Taman Pelangi hasil rekaman kami sendiri yang bisa dibilang masih pemula. Video tersebut kami ambil pada Tgl 13 November 2012.


Tahu Tek Surabaya


Tahu Tek adalah salah satu makanan khas Kota Surabaya yang rasanya enak dan harganya yang cukup terjangkau. Makanan ini terdiri dari tahu goreng yang dipotong kecil-kecil, kentang goreng setengah matang, lontong, telur dadar, taoge, irisan ketimun, dan kerupuk udang. Semua itu kemudian disiram dengan bumbu yang terbuat dari petis, air matang secukupnya, kacang tanah, cabe dan bawang putih.


Mungkin banyak sekali yang tidak tahu asal muasal nama Tahu tek. Makanan ini dinamakan Tahu Tek karena pada saat menyajikan atau saat menggunting-gunting bahan makanan gunting yang digunakan dibunyikan terus menerus dan berbunyi tek..tek..tek..tek.. meskipun bahan makanan yang dipotong sudah habis tetap saja dibunyikan. Ada yang bilang inilah alasan kenapa dinamakan "Tahu Tek".

Anda dapat menemukan Tahu Tek di pinggir jalan surabaya karena tahu tek banyak sekali dijual oleh pedagang kaki lima. Biasanya Tahu Tek paling enak dinikmati saat malam hari atau sore hari sebagai teman makan saat makanan dirumah habis atau saat malam-malam perut terasa lapar. Untuk menikmati makanan ini anda jangan khawatir tentang harganya karena makanan ini dijual dengan harga yang sangat murah dan dapat ditemukan dimana saja jadi anda dapat menikmati makanan ini untuk pengisi perut lapar saat malam hari.

Sabtu, 17 November 2012

Rawon Setan Surabaya


Rawon merupakan makanan khas Jawa Timur, berbentuk kuah daging sapi berwarna hitam pekat dengan bumbu kluwak lengkap dengan daging sapinya. Bagi yang suka mencari tempat kuliner malam, di Surabaya ada tempat unik yang menjual rawon dengan nama Rawon Setan. Rawon Setan adalah salah satu produk unggulan Wisata Kuliner Surabaya. Awalnya Rawon Setan ini hanya buka pada malam hari di emperan toko (warung tenda) sekitar tahun (50)an dengan kebanyakan pembelinya dari pengunjung kafe dan pelayan diskotik yang berada di daerah tersebut. Tapi sejak 2008 Rawon Setan ini sudah mempunyai bangunan sendiri.


Bertempat di Jl. Embong Malang, Surabaya (depan Hotel JW Marriot) klik disini untuk mengetahui lokasi tempat.

Irisan daging yang pas dicampur dengan aroma khas Rawon menjadikan sajian rawon setan layak ditunggu kehadirannya dan menjadi produk unggulan Wisata Kuliner Surabaya. Bagi penikmat rawon, maka rawon Setan Surabaya layak dan patut mendapat referensi kuliner yang nikmat. Harga yang ditawarkan pun tidak membuat kantong kita kempes, buka pada jam 10 malam. Paket hemat yang terdiri dari nasi rawon, telor asin, krupuk udang dan teh botol sosro ditawarkan dengan harga Rp 20.000. Sungguh suatu harga yang layak untuk masakan yang namanya melegenda di Surabaya. Tak jarang ada ucapan yang mengatakan "Belum sampai Surabaya bila belum makan di Rawon Setan Surabaya".

Kamis, 15 November 2012

Sego Sambel Mak Yeye


Jika Anda penggemar sambal pedas dan kuliner malam Surabaya, maka nama Sego Sambel Mak Yeye pasti tidak asing di telinga Anda. Sego sambel (nasi sambal) yang terletak di Jl. Jagir, Wonokromo Wetan No 12. Buka jam 22.00 - 04.00 WIB, ini selalu ramai pembeli. Pembeli yang baru datang pertama ke warung ini pasti akan heran dengan begitu banyaknya pembeli yang berdesakan, bahkan sampai orang-orang bermobil BMW pun datang hanya ingin menikmati Sego Sambel Mak Yeye. Padahal tidak ada yang istimewa dari menunya, Sego Sambel Mak Yeye ini hanya menyediakan menu sego sambel iwak pe. Lauknya hanya ikan pari goreng, tempe goreng, telor mata sapi, dan dadar. Tak ada lalapan, tak ada menu lainnya namun larisnya bukan main.


Sekedar informasi kalau memesan Sego Sambel Mak Yeye harus sangat sabar, karena yang beli tidak pernah sedikit pengunjungnya jadi ya emang sedikit agak lama untuk memperoleh apa yang ingin anda pesan. Apalagi karena biasanya satu orang memesan lebih dari 1 porsi Sego Sambel. Ada juga yang sampai memesan lebih dari 10 porsi. Anda harus merogoh kocek kira-kira sebesar Rp.11.000 per porsinya. Tapi itulah sensasinya, semakin lama anda mengantri, semakin anda emosi, semakin nikmat dan puas juga kalau sudah memperoleh Sego Sambel Mak Yeye.

Saran : untuk anda yang tidak suka pedas, tidak perlu khawatir. Anda cukup bilang saja pada penjual bahwa anda memesan sambal manis.

Bagi yang hoby berwisata kuliner, dan makanan yang pedas, makanan yang satu ini wajib untuk dicoba.

Update terbaru : ternyata Sego Sambel Mak Yeye bisa di pesan lewat BBM . Cuman saya belum tau nomer BBM nya berapa :D . Wah jadi ngiri sama Mak Yeye, saya saja belum punya BB :P.

Monumen Bambu Runcing Surabaya


Monumen Bambu Runcing berdiri tegak diatas jalan Jendral Panglima Sudirman yang merupakan salah satu jalan utama lalu lintas yang padat di Kota Surabaya. Berbentuk Bambu Runcing yang merupakan lambang semangat arek-arek Suroboyo saat melawan penjajah walaupun dengan menggunakan senjata seadanya, salah satunya dengan sebilah bambu yang ujungnya diruncingkan. Bambu runcing merupakan icon kota Surabaya selain Tugu Pahlawan. Menghormati dan menghargai jasa para pahlawan adalah upaya kita untuk menjadi bangsa yang besar. Berdirinya  Monumen Bambu Runcing salah satu cara, untuk mengenang rekaman masa perjuangan, dan dijadikan sebagai bukti bahwa kita tetap peduli pada sejarah masa lalu bangsa kita. Monumen ini terdiri dari 5 buah pilar beton yang tingginya tidak seragam dibentuk menyerupai bambu yang runcing. Pada saat tertentu, pompa air dijalankan sehingga air akan keluar dari masing-masing lubang bambu.


Di ujung Jalan Embong Ploso terdapat taman yang cukup teduh dan asri sehingga banyak dimanfaatkan untuk tempat bersantai sejenak dan melepas penat yang ada. Monumen ini dikelilingi oleh beberapa lampu malam dan berbagai tanaman hias warna-warni sehingga tampak asri dan segar untuk di pandang apalagi ketika sore menjelang malam. Bahkan tak jarang pula area Monumen Bambu Runcing ini menjadi tempat yang asyik buat anak-anak muda maupun yang sudah tua untuk berkumpul bersama hanya untuk sekedar menikmati malam yang indah dan bersenda gurau baik dengan keluarga, teman, maupun, pacar. Serta tidak sedikit pula Monumen Bambu runcing ini menjadi salah satu tempat yang dituju untuk mengabadikan momen-momen tertentu berupa gambar maupun video. Tidak hanya berkumpul saja kita juga dapat menikmati aneka kuliner yang ada di sekitar area Monumen Bambu Runcing Kota Surabaya.